en id

Berita

LIA Raih Penghargaan Pelayanan Prima Madya 2016 dari Kemenhub RI

02 Jul 2016

kembali ke list


Praya (20/9) Lombok International Airport berhasil meraih gelar Prima Utama dalam penghargaan Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik di Lingkungan Perhubungan Tahun 2016. Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di Jakarta, Senin (19/9).

 

Selain Bandara Lombok International Airport, ada sembilan bandara-bandara di bawah Angkasa Pura I yang meraih penghargaan ini, yaitu penghargaan Prima Utama untuk Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Sam Ratulangi Manado, dan Bandara Juanda Surabaya. Sedangkan penghargaan Prima Madya diraih oleh Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Internasional Lombok,Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Sedangkan Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin meraih penghargaan Prima Pratama.

 

Penghargaan ini menjadi motivasi untuk Lombok International Airport untuk berubah semakin baik. Adapun hal-hal yang dilakukan saat ini kedepannya yaitu perbaikan fasilitas, penataan ruang pelayanan untuk pengguna jasa kebandarudaraan serta peningkatan pelayanan SDM sehingga Pelayanan Prima bukan hanya sekedar penghargaan yang diraih melainkan juga bentuk pelayanan yang terbaik dalam memenuhi harapan dan kebutuhan penumpang ujar I Gusti Ngurah Ardita, GM Lombok International Airport.

 

Penghargaan Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik di Lingkungan Perhubungan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara berkala setiap dua tahun sekali oleh Kementerian Perhubungan. Penilaian penghargaan ini dilakukan secara independen oleh tim penilai yang diketuai oleh Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Bidang Pelayanan Publik dan beranggotakan Wakil Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Ombudsman RI, akademisi, pengamat transportasi, dan jurnalis. Pelaksanaan penilaian dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2016 berdasarkan sembilan kriteria penilaian, yaitu visi, misi, serta motto pelayanan, standar pelayanan, sistem mekanisme prosedur, sumber daya manusia,sarana-prasarana pelayanan, serta penanganan pengaduan. Di samping juga berdasarkan survei kepuasan masyarakat, sistem informasi pelayanan publik, dan produktivitas dalam pencapaian target pelayanan.